GEOGRAFI
Republik Indonesia disingkat RI atau
Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, terletak di garis khatulistiwa dan
berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan
Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua
samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Indonesia adalah
negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah 17.508 pulau, yang terdiri
dari:
·
5 Kepulauan besar
·
30 Kepulauan kecil
·
9634 pulau yang belum diberi nama, dan
·
6000 pulau yang tidak berpenghuni
Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia
berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau
Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah
Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan
Nikobar di India.
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri
dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis
terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia,
"Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"),
berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi besar dan
wilayah yang padat, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat
keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
Ibu kota
(dan kota terbesar) |
Jakarta
|
|
Bahasa resmi
|
Bahasa Indonesia
|
|
Pemerintahan
|
Republik
presidensiil
|
|
-
|
Presiden
|
Susilo Bambang
Yudhoyono
|
-
|
Wakil Presiden
|
Boediono
|
Kemerdekaan
|
||
-
|
Diproklamasikan
|
17 Agustus 1945
|
-
|
Diakui (sebagai RIS)
|
27 Desember 1949
|
-
|
Kembali ke RI
|
17 Agustus 1950
|
Luas
|
||
-
|
Total
|
1,904,569 km2
(15)
1 sq mi |
-
|
Air (%)
|
4,85%
|
Penduduk
|
||
-
|
19 Juni
2009 memperkirakan
|
230.472.833[1] (4)
|
-
|
2000 sensus
|
206.264.595
|
-
|
Kepadatan
|
134/km2 (84)
347/sq mi |
PDB (KKB)
|
2007 estimate
|
|
-
|
Total
|
US$1.038 miliar[2]
(15)
|
-
|
Per kapita
|
US$4.356[3] (114)
|
PDB (nominal)
|
2007 estimate
|
|
-
|
Total
|
US$408 miliar[2]
|
-
|
Per kapita
|
US$1.812[3]
|
IPM (2004)
|
0,711 (menengah) (108)
|
|
Mata uang
|
Rupiah (Rp) (IDR)
|
|
Zona waktu
|
WIB, WITA, WIT (UTC+7,
+8, +9)
|
|
Menyetir di
|
kiri
|
|
TLD
|
.id
|
|
Kode telepon
|
62
|
|
MAKNA
LAMBANG NEGARA
Burung Garuda melambangkan kekuatan.Warna
emas pada burung Garuda melambangkan kejayaan.Perisai di
tengah melambangkan pertahanan bangsa Indonesia. Masing-masing simbol di dalam
perisai melambangkan sila-sila dalam Pancasila, yaitu:
·
Bintang melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha
Esa [sila ke-1].
·
Rantai melambangkan sila Kemanusiaan Yang Adil
Dan Beradab [sila ke-2].
·
Pohon
Beringin melambangkan
sila Persatuan Indonesia [sila ke-3].
·
Kepala
banteng melambangkan
sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan
dan Perwakilan [sila ke-4].
·
Padi
dan Kapas melambangkan
sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia [sila ke-5].
Warna merah-putih melambangkan warna bendera nasional
Indonesia. Merah berarti berani dan putih berarti suci. Garis hitam
tebal yang melintang di dalam perisai melambangkan wilayah Indonesia
yang dilintasi Garis Khatulistiwa.
Makna Jumlah Bulu pada Burung Garuda
Jumlah bulu melambangkan hari proklamasi
kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945), antara lain:
·
Jumlah bulu pada
masing-masing sayap berjumlah 17
·
Jumlah bulu pada ekor
berjumlah 8
·
Jumlah bulu dibawah
perisai/pangkal ekor berjumlah 19
·
Jumlah bulu pada leher
berjumlah 45
Pita yg dicengkeram oleh burung garuda
bertuliskan semboyan negara Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang
berarti "walaupun berbeda beda, tetapi tetap satu".
LAGU KEBANGSAAN
Lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan bangsa Indonesia.Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh W.R. Supratman pada tahun 1924. Pada hari Sumpah Pemuda yaitu tanggal 28 Oktober 1928 merupakan saat pertama kali lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 saat hari kemerdekaan bangsa Indonesia, lagu Indonesia Raya dinyanyikan dan sejak saat itu dijadikan sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
Indonesia Raya
Cipt.
W.R. Supratman
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Tanah yang mulia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia
Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri รข€˜njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi
Disanalah aku berdiri รข€˜njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi
Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya.mp3

0 komentar:
Posting Komentar